Rabu, 03 September 2014

Persebaran Flora di Dunia

Persebaran Flora di Dunia

              Persebaran flora di permukaan bumi yang diklasifikasikan dalam beberapa bioma. Bioma yaitu daerah habitat yang meliputi skala yang luas. Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu. Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan oleh curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.
Peta persebaran flora di dunia

1.      Stepa (Padang Rumput)
Bioma Stepa (Padang Rumput) terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika yang curah hujannya tidak cukup untuk perkembangan hutan.
Ciri-cirinya:
  1. Merupakan padang rumput yang berilkim sedang
  2. Banyak terdapat di daerah Eropa timur, Amerika utara, Asia barat, dan Afrika
  3. Vegetasi rumput yang luas
  4. Suhu 19 derajat – 30 derajat saat musim panas, 12 derajat – 20 derajat saat musim dingin
  5. Curah hujan tidak teratur, antara 250 – 500 mm/tahun
  6. Adanya jenis rumput yang tingginya mencapai 3,5 m
            Perbedaan yang cukup antara Stepa dengan Sabana adalah : stepa terdiri dari rumput-rumput pendek yang diselingi oleh semak belukar. sedangkan sabana merupakan padang rumput yang dselingi oleh pohon-pohon tinggi.Wilayah persebaran bioma Stepa meliputi Afrika, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian barat, Argentina dan Australia.

 Bioma Stepa : Padang rumput tanpa diselingi kumpulan pepohonan




Bioma Padang rumput yang ditumbuhi semak belukar



2.      Gurun (desert)
Bioma gurun (desert)  merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang.
Ciri-cirinya:
  1. Terdapat di daerah tropis, subtropics, dan daerah tinggi lainnya
  2. Jarang terjadi hujan
  3. Tingkat evaporasi sangat tinggi
  4. Amplitudo suhu harian sangat besar
  5. Suhu siang hari mencapai 45 derajat C
  6. Suhu malam hari mencapai 0 derajat C
  7. Tanahnya tandus dan kering
  8. Tidak mampu menyimpan air
              Sesuai dengan kondisi alamnya, maka tidak semua jenis vegetasi bisa tumbuh di gurun. Bioma gurun ini tersebar di Amerika Utara yang disebut praire, Amerika Selatan disebut pampas, dan Afrika Selatan disebut veld. Jenis vegetasi yang bisa bertahan hidup di daerah gurun antara lain adalah kaktus, liliaceae, aloe, kaktus saguora, dan cholla.

Cholla
Kaktus
Aloe 
Bioma Gurun




















3.      Sabana (savana)
Sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang tumbuhnya menyebar, biasanya pohon palem (Palmae) dan akasia (Acacia auriculiformis)
Ciri-cirinya:
  1. Terdapat di daerah tropis
  2. Jenis tumbuhannya xerofit
  3. Tumbuhan tersebar di daerah tersebut secara berjauhan
  4. Hewan yang tinggal di dalamnya ada pula hewan herbivore
  5. Curah hujan rendah (hanya sekitar 200 mm/th)
  6. Bulan basah hanya terdapat 2-3 bulan saja

              Jenis tumbuhan pada sabana adalah Semak belukar dan Tumbuhan xerofit : beradaptasi dengan cara memiliki daun dan banyak terdapat duri dibandingkan daun untuk dapat mengurangi penguapan. Bioma sabana  menempati darah luas di Benua Afrika, Amerika Selatan dan Australia. Sabana pada umumnya terbentuk di daerah tropik sampai subtropik.
Sabana yang ditumbuhi pohon palem
Pohon Akasia











4.      Taiga (Boreal Forest)
Bioma Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara, misalnya di wilayah negara Rusia dan Kanada. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-bioma lain yang ada di bumi. Bioma taiga tersebar di Skandinavia, Rusia Timur, Amerika Utara, dan beberapa di kawasan Asia Utara.
Bioma taiga terletak di kawasan beriklim subartik dengan iklim yang sangat dingin dan musim panas yang sangat pendek. Kisaran temperatur antara suhu rendah dan suhu tinggi sangat besar.
Ciri-cirinya:
  1. Banyak ditemukan pegunungan-pegunungan tinggi
  2. Memiliki domimasi ilkim dingin
  3. Suhu berkisar antara -12 derajat C sampai -10 derajat C
  4. Curah hujan antara 400 – 750 mm / tahun
  5. Jenis vegetasi yang mendominasi adalah jenis vegetasi konifer (tumbuhan berdaun jarum), di antaranya picea, abies, pinus, larix, alder, birch, dan juniper dan spruce.
Alder - Juniper - Spruce
Bioma Hutan Taiga (pohon pinus)
5.      Tundra
            Bioma tundra mempunyai karakteristik iklim regional yang sangat ekstrim dengan suhu rata-rata rendah, bersalju, dan mempunyai musim panas yang pendek.
Ciri-cirinya:
a. Terdapat di wilayah artik

b. Suhunya mencapai -57 derajat C
c. Pada musim panas suhu maksimum 15 derajat C
d. Curah hujan kurang dari 250 mm / tahun
e. Tundra didominasi oleh lumut kerak dan semak
f. Rata-rata tumbuhannya berwarna mencolok dan pendek

            Tersebar   di daerah lingkar kutub utara tepatnya di kawasan selatan es di Kutub Utara dan Alaska di Amerika Utara, Eropa, dan Siberia, Puncak gunung tinggi daerah tropis , dan pegunungan Alpine.
            Jenis vegetasi yang tumbuh adalah lumut yang membentuk suatu hamparan yang luas atau sering disebut sebagai ”hamparan bantalan”. Jenis jenis lumut tersebut yaitu dark red, rumput kipas, dan lain-lain.
  • Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki (Cyperus Rotundus), rumput kapas (Selaginella tamariscina) dan gundukan gambut (hillock tundra).
  • Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.
  • Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut,teki-tekian,ericeceae, dan beberapa
    tumbuhan yang berdaun agak lebar.
  • Di lereng-lereng batu terdapat kerak (Lichenes), lumut (Bryophyta), dan alga (Hydroclathrus clatratus).
Lumut Dark Red
Bioma Tundra
6.      Hutan Gugur (decidous forest)
Ciri khas dari bioma hutan iklim sedang adalah warna daun yang berwarna oranye keemasan. Hal ini disebabkan karena pendeknya hari sehingga merangsang tanaman menarik klorofil dari daun sehingga diisi pigment lain.
Ciri-cirinya:
a. Curah hujan tidak merata ( antara 750-1000 mm / tahun )
b. Tumbuh di daerah yang memilki empat musim ( panas, gugur, dingin, dan semi)
c. Tumbuhan tumbuh tidak terlalu rapat dan heterogen ( 10-20 jenis)
d. Berwarna hijau daunnya saat musim panas
e. Meranggas atau gugur saat musim dingin
f. Tumbuhan dominan berdaun lebar
g. Tumbuhan dapat beradaptasi dengan iklim yang ekstrim
h. Tumbuh di tempat yang beriklim sedang
i. Temperaturnya antara 22 derajat C – 17 derajat
            Tersebar di Eropa Barat, Eropa Tengah, Asia Timur (Korea dan Jepang) dan Timur Laut Amerika. Vegetasi jenis ini hanya dapat ditemui di Benua Eropa serta Asia Timur, karena vegetasi ini hidup pada kawasan subtropis dengan iklim semi selama enam bulan serta mengalami musim gugur saat musim kering sampai musim dingin.Jenis vegetasi yang tumbuh adalah quercus (oak), acer (maple), castanea, basswood (tilia americana) dan lain-lain.

Basswood - Oak pada waktu lebat - Oak pada saat rontok
7.      Hutan Hujan Tropis (Tropic Rain Forest)
Hutan hujan merupakan bioma paling kompleks, jumlah dan jenis vegetasinya sangat banyak dan bervariasi, keadaan itu disebabkan oleh iklim mikro yang sangat sesuai bagi kehidupan berbagai jenis tumbuhan. Iklim hutan hujan tropis dicirikan dengan musim hujan yang panjang, suhu udara, dan kelembapan udara tinggi.
Terdapat beberapa lapisan vegetasi dalam hutan hujan, yaitu sebagai berikut:
a)    Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m, dan daunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasi dibawahnya.
b)   Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar 20-35 m
 sinar matahari masih bias menembus.
c)    Lapisan tertutup kanopi 4–20 m, merupakan daerah kelembapan udara relatif konstan.
d)   Lapisan vegetasi dengan ketinggian berkisar 1-4 m.
e)    Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m, berupa anakan pohon serta semak belukar

            Jenis-jenis yang umum di hutan ini, yaitu: Meranti (Shorea dan Parashorea), keruing (Dipterocarpus), Kapur (Dryobalanops), kayu besi (Eusideroxylon zwageri), kayu hitam (Diospyros sp). Persebaran bioma hutan hujan tropis di daerah antara 10º LU dan 10º LS, termasuk di dalamnya Hutan Amazon (Amerika Tengah), Afrika Barat, Madagaskar Timur, Asia Selatan (Indonesia dan Malaysia), dan Australia.

Hutan Hujan Tropis
Peta Persebaran Hutan Hujan Tropis di Dunia

ANALISIS
           Menurut analisis saya dari materi di atas, persebaran flora dipengaruhi oleh tiga macam bioma yaitu, bioma hutan, padang rumput, dan gurun. Ketiga bioma tersebut masih dibedakan lagi menjadi beberapa jenis lagi dan akhirnya menjadi bioma stepa, gurun, sabana, taiga, tundra, hutan gugur, dan hutan hujan tropis. Semuanya itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, contohnya faktor iklim, yaitu keadaan suhu, sinar matahari, dan pergerakan angin. Tinggi rendahnya curah hujan juga berpengaruh terhadap jenis bioma - bioma ini. Pada tahun 1889 C. Hart Meeriem, seorang peneliti biologi alam berpendapat bahwa tipe tumbuhan pada suatu daerah di pengaruhi oleh temperatur. Kemudian di buktikan bahwa faktor kelembaban lebih berperan daripada faktor temperatur.

            Pada daerah stepa atau padang rumput, berada di daerah tropis sampai subtropis, yang biasanya beriklim sedang membuat bioma ini curah hujannya tidak teratur. Gurun atau desert, memiliki curah hujan yang sangat minim. Suhunya saat siang hari sangat tinggi namun pada malam hari suhunya termasuk rendah, karena faktor tersebut maka vegetas yang dapat tumbuhpun minim, tumbuh - tumbuhan ini biasanya tidak terlalu membutuhkan air yang banyak. Sabana salah satu bioma terbesar di bumi yang berada di Benua Afika, Amerika Selatan dan Australia. Sabana menjadi semak belukar bila mengarah ke daerah yang curah hujannya rendah dan menjadi hujan basah curah hujannya tinggi. Taiga dapat di temukan di daerah utara belahan buni dan banyak terdapat pegunungan dan tumbuhan yang tumbuh biasanya berjenis kornifer. Bioma Tundra rata - rata bersuhu rendah karena terdapat di daerah kutub utara ataupun selatan. Tumbuhan yang rumbuh biasanya hanya jenis rerumputan. Hutan Gugur biasanya di temui di Benua Eropa dan Asia Timur, Hutan gugur memiliki suhu yang sangat rendah terhadap musim dingin dan sangat panas terhadap musim panas. Hutan Hujan Tropis memiliki curah hujan yang tinggi sehingga tumbuhan yang hidup pada bioma ini pun beragam, seperti Indonesia sendiri memiliki bioma hutan hujan tropis.


sumber = http://geographyeducation.wordpress.com/category/persebaran-flora-di-dunia/





10 komentar: